Skincare, Sunday Riley

The Clean Slate for My Skin : Sunday Riley Good Genes (Review)

Halo, sebelum memulai perlu saya ingatkan post saya di blog ini tidak disponsori oleh siapapun sehingga saya menulis benar-benar sesuai pengalaman saya.

Review Good Genes ini saya segerakan karena salah seorang teman saya meminta hahahah, ya tapi memang Good Genes ini bagus banget dan wajib direview.

Mari kita mulai.

Pertama kali mengenali Sunday Riley – Good Genes berasal dari baca baca di forum paling racun buat cewek Indonesia – forum.femaledaily.com. Saya bukan orang yang mudah tertarik dengan hype orang – orang, jadi setelah tertarik saya browsing mengenai barang ini mulai dari ujung sampai ujung. Galaunya ga abis-abis karena Sunday Riley ga murah. Hampir semua serumnya di atas IDR 1,5 juta.

Akhirnya waktu itu saya titip kakak saya yang ke London untuk beli Sunday Riley ini di SpaceNK, waktu itu harganya GBP85

Jadi, apa sih Sunday Riley Good Genes ini?

Mari kita mulai dari Sunday Riley itu sendiri :

Sunday Riley adalah :

The perfect union between advanced chemistry and pure, potent botanicals, Sunday Riley produces a highly effective skincare and makeup line with a devoted following. Her products promise effortless, rich color application and high-performance, instant results. Globally renowned makeup artists and high-profile celebrities are hooked on the brand because of the lush color palettes, cutting edge formulas, and lightweight, breathable application. Sunday Riley products have also become a beauty go-to on the runways of many major fashion brands.

http://www.sephora.com/good-genes-all-in-one-lactic-acid-treatment-P309308?skuId=1418581&icid2=brand%20content_sundayriley_lp_bestsellers_carousel1_brand:sunday%20riley_p309308_image

Jadi bisa dilihat, Sunday Riley bukan serum gajebo yang janji mutihin (Hellaaaaw plis lah punya target jangan putih tapi bersih dan cerah)

Lalu apakah Good Genes itu :

A multitasking lactic acid treatment.

Solutions for:
– Dark spots and uneven tone
– Dullness and uneven texture
– Wrinkles

If you want to know more…
This high potency, purified grade lactic acid instantly corrects dullness, plumps the look of lines, and exfoliates the skin. With continued use, the appearance of stubborn hyperpigmentation, imperfections, and the visible signs of aging are reduced for a healthy-looking complexion. Enhanced with licorice for brightening, Good Genes helps to clarify for immediate, smooth radiance. It can be applied under foundation for even application and a non-oily finish.

http://www.sephora.com/good-genes-all-in-one-lactic-acid-treatment-P309308?skuId=1418581&icid2=brand%20content_sundayriley_lp_bestsellers_carousel1_brand:sunday%20riley_p309308_image

For me, It does EXACTLY what it says….even better

Beyond my expectation

Standing applause

My holy grail

My everything

The Clean Slate for my skin

Okay cukup pujiannya, mari kita kembali ke review

Apa isi Sunday Riley – Good Genes :

Opuntia Tuna Fruit (Prickly Pear) Extract, Agave Tequilana Leaf (Blue Agave) Extract, Cypripedium Pubescens (Lady’s Slipper Orchid) Extract, Opuntia Vulgaris (Cactus) Extract, Aloe Barbadensis Leaf Extract –> ini menenangkan kulit & Saccharomyses Cerevisiae (Yeast) Extract, Lactic Acid –> AHA , Caprylic/Capric Triglyceride, Butylene Glycol, Squalane, Cyclomethicone, Dimethicone, Ppg-12/Smdi Copolymer, Stearic Acid, Cetearyl Alcohol And Ceteareth20, Glyceryl Stearate And Peg-100 Stearate, Arnica Montana (Flower) Extract, PEG-75 Meadowfoam Oil, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract –> seperti sudah disebutkan di post sebelumnya kandung Licorice membantu mencerahkan, Cymbopogon Schoenanthus (Lemongrass) Oil–> Ini juga membantu mencerahkan hiperpigmentasi, Triethanolamine, Xantham Gum, Phenoxyethanol, Steareth-20, DMDM Hydantoin.

 

Bisa dilihat isinya adalah antioksidan (itu yang buah buahan dll, memiliki efek antioksidan dan tentunya efek lain yang positif tapi terlalu panjang untuk disebutkan) + antiradang + AHA (Lactic Acid)

Klaim Lactic Acid dari mereka sendiri adalah :

Unneutralized Lactic Acid 5%: Brightens hyperpigmentation, plumps the look of lines, and supports healthy, natural collagen; exfoliates dead skin cells, which encourages clear skin, and may help to prevent future breakouts.

Lalu apa bedanya sih lactic acid dengan AHA lainnya?

Lactic Acid itu adalah salah satu jenis dari AHA yang biasanya dibuat dari susu tapi juga bisa dibuat secara sintetis di lab. Seperti pada kebanyakan AHA mereka bekerja dengan melonggarkan ikatan-ikatan dari sel kulit mati sehingga lebih mudah dikelupas dan kulit yang baru muncul. Nah perbedaannya ukuran molekul pada lactic acid lebih besar sehingga dia ga penetrasi sedalam glycolic acid tetapi itu juga artinya dia tidak seiritatif glycolic acid plus dia lebih melembabkan jadi ga sekering menggunakan glycolic acid (bingung ya? hahahaha). Untuk keefektifannya tergantung dari persentase kadar asamnya

Nah menurut Sunday Riley, Good Genes ini mengandung unneutralized 5% Lactic Acid yang klaim mereka sepoten asam glikolat sekian persen (saya juga lupa kayaknya 40%, yang jelas cukup tinggi). Nah karena kepotenannya ini maka untuk menghindari over-eksfoliasi sebaiknya tidak digunakan berlebihan.

Jadi bagaimana cara pakainya?

Saya menggunakan SR – Good Genes 5 hari berturut-turut dalam sebulan sebagai treatment tunggal, yang berarti SK II dan bla bla lainnya saya stop saat menggunakan ini. Apalagi Acid toner – haram digunakan saat sedang treatment good genes. Setiap menggunakan good genes, 1 pump saja sudah cukup untuk mengcover seluruh wajah dan leher.

Sebetulnya Good Genes juga bisa dipakai sebagai masker kalau misalnya lagi butuh hasil kilat. Caranya beberapa pump good genes digabung dengan cleansernya yang Ceramic Slip lalu didiamkan beberapa menit kemudian dicuci, tapi saya sendiri tidak pernah menggunakan cara ini makanya saya ga hafal.

Kemasannya?

Botol kaca tebal sepertinya anti pecah tapi saya ga pernah coba banting jadi ga bisa memastikan.

Untuk mengeluarkan produk pumpnya tinggal digeser, ada tandanya.

Kurang travel firendly karena botolnya berat dan seandainya pumpnya terputar produk bisa keluar karena dia tidak dilengkapi dengan cap untuk menutup pumpnya.

 

Teksturnya?

Good Genes teksturnya menurut saya seperti krim berwarna putih susu dengan wangi apa yah hmmm kalau kata suami saya sih kayak jamu, kalau kata saya wangi citrus. Cukup kuat wanginya, tapi ga mengganggu (suami saya agak ga suka sih wanginya).

Untuk foto tekstur akan saya lengkapi bulan depan

Harga?

Saya beli di SpaceNK London seharga GBP85. Untuk di Indonesia banyak kok OL Shop yang menjual. Sekitar 1.5jt – 1.6 jt.

Is it worth the price?

Yes 10000000% yes. Dan 1,6 juta itu juga ga bakal habis dalam 3 bulan. Seperti punya saya ini, sudah 9 bulan setengahnya pun belum habis.

Dan saya pastinya akan repurchase Good Genes beribu ribu kali karena yaaah ini kayak memberi “Clean Slate” buat kulit saya. Setelah sebulan berjibaku dengan lingkungan yang kotor, matahari dan lain – lain, treatment good genes setiap tanggal 1-5 tiap bulan untuk saya udah cukup buat menjadikan kulit saya seperti kanvas baru lagi dan dia benar-benar memberikan glow yang ga bisa diberi oleh acid manapun, dan glownya bukan kosmetik doang-memang glow yang awet dan meredup saat kulitmu butuh ekfoliasi lagi. Dan semua serum saya sesudah treatment good genes selalu jadi lebih efektif karena kulit yang bersih memudahkan penetrasi produk sesudahnya.

Berikut saya sertakan foto before-after treatment good genes. Foto ini diambil awal bulan ini dan saya pilih spot di kening karena kemarin kening saya sedang komedoan + jerawatan jadi tentunya kita bisa liat hasil signifikan suatu treatment.

 

Untuk foto before-after yang hari ke-5 kulitnya bukan jadi hitam ya, itu agak gelap karena cuaca mendung dan cuma bermodal kamera HP jadinya ga terang, tapi saya merujuk pada efektivitas good genes terhadap jerawat dan bintik-bintik di kening saya.
Oh iya harap diingat, setiap mengunakan Good Genes harus menggunakan sunblock setiap pagi langsung sesudah cuci muka karena semua treatment eskfoliasi akan meningkatkan sensitifitas kulit kita terhadap sinar UV.

 

Oke sekian dari saya semoga bisa membantu teman-teman yang sedang galau. Sesudah ini saya akan menuliskan review mengenai serum kesayangan saya (lagi), yaitu Kypris – Clearing Serum tapi mungkin masih tiga atau lima hari lagi.

 

Thank you!

Duri, 11 Mei 2016

Iklan
Shu Uemura, Skincare

Seberapa Penting sih Double Cleanse?

Oke, untuk orang yang sering baca blognya para beauty blogger pasti sering banget denger istilah double cleanse. Rata-rata para beauty blogger mewajibkan, saya sendiri meskipun amatiran juga selalu double cleanse.

Apa sih double cleanse itu?

Gampangnya : Membersihkan muka yang diawali dengan pembersih berbasis oil lalu diikuti sabun pencuci muka biasa. Yang berbentuk oil bertujuan untuk mengangkat makeup yang tersisa dan sabun pembersih muka biasa bertujuan untuk mengangkat kotoran yang tersisa

Kenapa pembersih berbasis oil itu penting?

Pada dasarnya makeup-makeup berbasis oil seperti maskara, eyeliner dan lipstick yang waterproof ada kandungan oil di dalamnya sehingga mereka hanya bisa dissolve jika dibersihkan dengan oil juga, tapi kalau sehari-hari pake makeupnya cuma yang water based aja–nah dia bisa dissolve di pembersih berbentuk air (tapi lagi-lagi, seberapa yakin kita kalau BB cream isinya cuma air aja?)

Jadi begini, ada produk dengan klaim “Kami bisa mengangkat makeup dan kotoran yang tersisa, tidak perlu mebersihkan wajah lagi sesudahnya” seperti dulu ketika BA Shu Uemura mempromosikan cleansing oil Anti/Oxinya (yang berujung saya beli dan saya sukai). Tapi meskipun memang cleansing oil ini sangat membersihkan, tetap saya cuci muka untuk mengangkat sisa cleansing oilnya. Atau seandainya cleansing oil kita tidak sebagus dan tidak bisa bersih sempurna seperti Shu Uemura (misalnya beberapa cleansing oil banyak yang sesudah di rinse off masih terasa lengket-lengket), masa iya sih mau langsung lanjut perawatan malam? Apa yakin serum-serum yang dipakai bisa menembus residu oil di muka?

Nah seandainya kita merasa udah pake serum paling bagus tapi mukanya ga menunjukan efek, mungkin di bagian pembersihannya kurang bersih. Semakin bersih wajah, semakin bagus penetrasi produk yang digunakan selanjutnya.

Atau mungkin kita ada yang suka bruntusan abis pakai makeup padahal makeupnya ga berat-berat amat, ya itu lagi mungkin bersihinnya kurang.

Atau mungkin ada yang merasa kok udah double celanse tapi masih bruntusan aja abis bermakeup, nah mungkin waktu bersihin mukanya buru-buru, pas bersihin pakai cleansing oil coba untuk relaks dan nikmatin tiap gerakan memijat sirkular di kulit agar kotorannya benar-benar terangkat, jangan hanya digosok-gosok formalitas. Usahakan memakai produk sesuai dengan petunjuknya agar hasilnya maksimal.

Atau yah…simply ada bahan yang ga cocok di kosmetik kita hahaha.

Dan sesudah double cleanse, coba mukanya diwipe (halus halus aja, ga usah diteken nafsu) buat ngeliatapa masih ada makeup (terutama foundation ya, ini kadang kalau berat bener-bener susah ngapusnya) yang tersisa. Kalau masih ada, pantang lanjut ke step skin care selanjutnya, bersihin dulu sampe bener-bener ga ada yang tersisa.

img_5755-1
Lalu apa aja bentuk pembersih berbasis oil ini?
Cleansing oil ga harus berbentuk minyak banget kayak Shu Uemura, Tatcha, DHC, atau apalah. Dia juga bisa kok berbentuk balm seperti Clinique Take The Day Off yang banyak dirave beauty blogger, RMK Cleansing Balm dan lain lain.

Saya sendiri prefer balm kalau buat traveling dan harus bermakeup seperti misalnya ke kondangan di luar kota untuk meminimalisir kemungkinan tumpah dan lain-lain.

Nah untuk yang kulitnya merasa berminyak dan jerawatan atau takut ga nyaman dengan bentukan minyak banget, bisa coba pembersih kayak milk cleanser –jadi itu kayak oil tapi dikelilingi molekul air jadi seharusnya ga seberat bentukan oil.

Kenapa merknya mahal-mahal amat? Ga ada yang murah?

Ada kok brand drugstore yang juga lagi agak naik daun kayak Biore Cleansing Oil, kemarin seorang teman di grup ngepost cleansing oil biore di Mall AEON harganya ga nyampe 100ribu dan denger denger kualitasnya bersaing. Saya sendiri belum pernah nyobain Biore ini.

Dan dilihat lagi sih untuk brand high end, kadang mereka meskipun mahal tapi habisnya lama karena cuma butuh sedikit produk untuk bisa ngangkat makeup berat. Sedangkan dulu zaman saya kuliah tingkat 3, saya pernah dikasih cleansing oil dari klinik kecantikan –ga oil banget sih lebih kayak pasta gitu tapi basisnya oil karena berminyak banget, terus tipenya di wipe off bukan di rinse off. Waktu itu saya cuma pake bb cream aja padahal, terus saya pakai produk si klinik kecantikan ini daaaan ada kali habis sepuluh kapas, kagak bersih-bersih makeupnya, ada kali abis 3/4 tube…bersih ngga, berminyak banget iya. Ntah BB Creamnya yang terlalu hebat atau memang permbersihnya yang ga diciptakan ekonomis. Gemes banget. Jadi lebih ekonomis mana ya tergantung si pemakai dan apa yang dipakai.