Skincare

Perawatan Tubuh Selama Hamil

Halo! Akhirnya menulis lagi, ingin rasanya bisa produktif di tulisan karena memang saat saat sekarang sebetulnya banyak lowongnya sebelum anak kedua lahir. Jadi pada tulisan kali ini saya akan membahas mengenai hal yang sama dengan yang saya bahas di Youtube, memang begitu rencananya, apa yang saya post di Youtube saya tulis juga bentuk blognya, agar membantu yang malas menonton video lama lama (seperti saya).

Perawatan tubuh selama hamil adalah hal yang paling sering dilupakan, dan biasanya orang tidak menyempatkan untuk memikirkan hal tersebut sampai anaknya lahir dan stretch mark plus kulit kewer-kewer bagai gorden sudah terbentuk. Ya kalau pun sudah terbentuk, tidak ada yang perlu disesali, kan sebagai apresiasi menjadi ibu. Tapi seandainya pembaca tulisan ini adalah orang yang berambisi masih ingin memiliki perut bebas stretch mark, maka kita sehati muahahha.

Sebetulnya stretch mark ini tidak bisa dapat perlakuan sama, masing-masing orang berbeda, ada yang sudah mencegah dengan segala jenis minyak pun tidak berhasil, ada yang berhasil hanya dengan minyak kelapa, ada yang butuh lebih dari itu. Ada yang lebih memilih untuk mengumpulkan stretch mark kemudian menyempatkan diri pergi laser di klinik kecantikan terdekat ketika sudah tutup buku.

DSC01373 copy

Jadi pertama-tama kita harus membahas mengenai : Bagaimana Stretch Mark terbentuk?

Continue reading “Perawatan Tubuh Selama Hamil”

Iklan
Daily Life, Skincare

Akhirnya Bikin YouTube Channel!

Akhirnya! Setelah diri ini berjuang mengatasi masalah kepercayaan diri (ini paling susah), mengatasi kemageran untuk mengedit dan merasakan sensasi iMovie (ya ga ada sensasi yang berarti sih), melalui upoad 5 jam dan G A G A L, sampai akhirnya berhasil upload… terciptalah my own Youtube channel!

Screen Shot 2018-02-25 at 12.59.11

Sejujurnya saya udah sempat rekaman dari enam bulan yang lalu. Tapi selalu stuck di memori kamera. Yang direkam pun udah macem-macem banget, mulai dari makeup, skincare routine, cara bersihin muka. Tapi ga pernah maju-maju saking ga bisanya mengatasi masalah kepercayaan diri. Yang dipikirin mulai dari : ntar apa kata orang, kesannya saya kayak ga ada kerjaan , ntar apa kata temen-temen di kantor suami ntar suami diketawain dikira istrinya ga ada kerjaan. Dan semua pikiran bodoh lainnya! Belum lagi hal yang paling saya ga suka adalah di “cie-ciein”, really netijen Indonesia yang terlalu bahagia you really need to stop using “cie” when you want to start a conversation with someone, it’s uncomfortable and really sound like teasing in a bad way instead of trying to make a good conversation.

27908212_1246291925502643_7158334034649276539_o

Biasanya kalau udah dimulai dengan cie, either ga saya balas sama sekali pesannya atau saya ketawa aja atau emoji aja, supaya pembicaraan ga perlu berlanjut.

Membuat YouTube Channel untuk zaman sekarang menurut saya butuh kepercayaan diri besar, karena mengekspos diri kita ke YouTube = mengekspos diri kita ke seluruh dunia, dan akan meninggalkan jejak yang sulit hilang, berbeda dengan tampil di depan kelas, yang audiensnya hanya teman sekelas, yang kalau nyinyir bisa langsung ditegur guru. Kalau YouTube kita harus kuat kuat dengan segala kejelekkan hati orang, dan itu tercermin banget loh dari apa yang mereka tulis. Jempolmu, Harimaumu.

Ya tapi selama prinsipnya untuk berbagi, kenapa sih harus mikirin banget apa tanggapan orang? Kalau dianggap pamer atau dianggap apalah ya itu pun terserah mereka, mungkin bagi mereka hal yang saya tampilkan pamer, tapi ada kok segmen yang membutuhkan apa yang akan kita bicarakan, apapun itu.

Hanya karena itu ga berguna buat seseorang, bukan berarti ga ada orang yang butuh kan? Sesimpel itu. Maka tenanglah hidup kita. Karena kita harus meniru kepercayaan diri dari para…

27710001_1244790002319502_3141600716982787694_o

Yang penting selama pembuatan dan apapun yang dibicarakan usahakanlah untuk selalu jujur dan bicarakan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kita. Jangan sampai hanya untuk memenuhi keinginan menjadi tenar lantas semua produk hits kita beli. Nah ini yang tidak sehat.

Kepercayaan diri akhirnya saya dapatkan dari suami yang ternyata di luar perkiraan saya, orangnya super duper supportive (Ini berbanding terbalik dengan saya yang suka nyinyir dan mencemooh, sesungguhnya orang-orang seperti saya self esteemnya adalah yang paling rendah)! Bahkan dia mau loh jam 3 pagi meng-klik tombol Publish saat saya udah terlalu capek karena ketika mau mengupload video ini adaaa aja masalahnya. Mulai dari masalah internal antara saya dan Youtube (basically karena saya ga nyangka sih mengupload video itu akan lama banget), masalah jaringan yang saya pikir ga mendukung (padahal udah mendukung banget, video saya aja yang kebesaran ukurannya), dan sampai masalah lain seperti anak mendadak demam, untung demamnya yang parah hanya hari itu saja, yes~emak emak lyfe, child comes first!

26757757_1226864910778678_7512752606688451386_o

Lalu sejak saat itulah saya sadar, selama ini saya memandang sebelah mata profesi YouTuber atau Vlogger. Itu kerjaan loh. Dan kalau mau ditekuni butuh komitmen dan disiplin. Sama seperti blog.

Akhirnya sekarang saya punya timetable untuk judul video, topik yang akan dibahas, jam kerja saya, kapan saya harus libur. Karena memang setelah punya anak, hidup makin ga bisa diharapkan untuk mengalir begitu saja, harus terjadwal. Rencananya apa yang saya bicarakan di YouTube akan saya buat juga versi blognya karena ada juga kan orang-orang yang lebih suka membaca daripada menonton.

Anyway, sekian dulu post mengenai YouTube Channel saya. Post video pertama hanya perkenalan singkat dan sedikit mengenai Skincare Routine saya saat ini.

Hidup ini hanya sekali, bermanfaatlah untuk diri sendiri dan orang lain. Sebarkan ilmu, banyak membaca, jangan asal ngomong sehingga kamu bisa menghindari hal-hal yang kamu sesali kemudian hari. Good Luck!

Sumber Meme Qasidah : Facebook Page Qasidah Memes For All Occasions