clinique, Drugstore Brand, L'oocitane, Shu Uemura, Skincare

Secuil Review Mengenai Oil Cleanser

Hai! saya kembali lagi, kali ini saya ga akan membahas review produk satu per satu secara detil tapi akan langsung segambreng dan langsung ke bagian-bagian detail.

Di post kali ini saya akan membahas mengenai oil cleanser yang saya pakai dalam 3 tahun terakhir. Ada beberapa tetapi ini tidak semuanya. Yang akan saya bahas di post kali ini adalah yang sering ditanyakan perbandingannya oleh beberapa teman dekat saya.

DSC01316 copy

Continue reading “Secuil Review Mengenai Oil Cleanser”

Iklan
NIP+FAB, Shu Uemura, Skincare

A Review : NIP+FAB Glycolic Fix Daily Cleansing Pads

Seharusnya saya ngepost review ini sejak beberapa minggu yang lalu, sayangnya tetep aja ternyata saya harus menunda cukup lama karena urusan administrasi untuk kembali ke dunia persilatan yang memakan banyak waktu dan tenaga.

Seperti janji saya, kali ini saya akan membahas mengenai exfoliating toner lagi. Bedanya kali ini dalam bentukan pads.DSC_0129

Continue reading “A Review : NIP+FAB Glycolic Fix Daily Cleansing Pads”

Shu Uemura, Skincare

Seberapa Penting sih Double Cleanse?

Oke, untuk orang yang sering baca blognya para beauty blogger pasti sering banget denger istilah double cleanse. Rata-rata para beauty blogger mewajibkan, saya sendiri meskipun amatiran juga selalu double cleanse.

Apa sih double cleanse itu?

Gampangnya : Membersihkan muka yang diawali dengan pembersih berbasis oil lalu diikuti sabun pencuci muka biasa. Yang berbentuk oil bertujuan untuk mengangkat makeup yang tersisa dan sabun pembersih muka biasa bertujuan untuk mengangkat kotoran yang tersisa

Kenapa pembersih berbasis oil itu penting?

Pada dasarnya makeup-makeup berbasis oil seperti maskara, eyeliner dan lipstick yang waterproof ada kandungan oil di dalamnya sehingga mereka hanya bisa dissolve jika dibersihkan dengan oil juga, tapi kalau sehari-hari pake makeupnya cuma yang water based aja–nah dia bisa dissolve di pembersih berbentuk air (tapi lagi-lagi, seberapa yakin kita kalau BB cream isinya cuma air aja?)

Jadi begini, ada produk dengan klaim “Kami bisa mengangkat makeup dan kotoran yang tersisa, tidak perlu mebersihkan wajah lagi sesudahnya” seperti dulu ketika BA Shu Uemura mempromosikan cleansing oil Anti/Oxinya (yang berujung saya beli dan saya sukai). Tapi meskipun memang cleansing oil ini sangat membersihkan, tetap saya cuci muka untuk mengangkat sisa cleansing oilnya. Atau seandainya cleansing oil kita tidak sebagus dan tidak bisa bersih sempurna seperti Shu Uemura (misalnya beberapa cleansing oil banyak yang sesudah di rinse off masih terasa lengket-lengket), masa iya sih mau langsung lanjut perawatan malam? Apa yakin serum-serum yang dipakai bisa menembus residu oil di muka?

Nah seandainya kita merasa udah pake serum paling bagus tapi mukanya ga menunjukan efek, mungkin di bagian pembersihannya kurang bersih. Semakin bersih wajah, semakin bagus penetrasi produk yang digunakan selanjutnya.

Atau mungkin kita ada yang suka bruntusan abis pakai makeup padahal makeupnya ga berat-berat amat, ya itu lagi mungkin bersihinnya kurang.

Atau mungkin ada yang merasa kok udah double celanse tapi masih bruntusan aja abis bermakeup, nah mungkin waktu bersihin mukanya buru-buru, pas bersihin pakai cleansing oil coba untuk relaks dan nikmatin tiap gerakan memijat sirkular di kulit agar kotorannya benar-benar terangkat, jangan hanya digosok-gosok formalitas. Usahakan memakai produk sesuai dengan petunjuknya agar hasilnya maksimal.

Atau yah…simply ada bahan yang ga cocok di kosmetik kita hahaha.

Dan sesudah double cleanse, coba mukanya diwipe (halus halus aja, ga usah diteken nafsu) buat ngeliatapa masih ada makeup (terutama foundation ya, ini kadang kalau berat bener-bener susah ngapusnya) yang tersisa. Kalau masih ada, pantang lanjut ke step skin care selanjutnya, bersihin dulu sampe bener-bener ga ada yang tersisa.

img_5755-1
Lalu apa aja bentuk pembersih berbasis oil ini?
Cleansing oil ga harus berbentuk minyak banget kayak Shu Uemura, Tatcha, DHC, atau apalah. Dia juga bisa kok berbentuk balm seperti Clinique Take The Day Off yang banyak dirave beauty blogger, RMK Cleansing Balm dan lain lain.

Saya sendiri prefer balm kalau buat traveling dan harus bermakeup seperti misalnya ke kondangan di luar kota untuk meminimalisir kemungkinan tumpah dan lain-lain.

Nah untuk yang kulitnya merasa berminyak dan jerawatan atau takut ga nyaman dengan bentukan minyak banget, bisa coba pembersih kayak milk cleanser –jadi itu kayak oil tapi dikelilingi molekul air jadi seharusnya ga seberat bentukan oil.

Kenapa merknya mahal-mahal amat? Ga ada yang murah?

Ada kok brand drugstore yang juga lagi agak naik daun kayak Biore Cleansing Oil, kemarin seorang teman di grup ngepost cleansing oil biore di Mall AEON harganya ga nyampe 100ribu dan denger denger kualitasnya bersaing. Saya sendiri belum pernah nyobain Biore ini.

Dan dilihat lagi sih untuk brand high end, kadang mereka meskipun mahal tapi habisnya lama karena cuma butuh sedikit produk untuk bisa ngangkat makeup berat. Sedangkan dulu zaman saya kuliah tingkat 3, saya pernah dikasih cleansing oil dari klinik kecantikan –ga oil banget sih lebih kayak pasta gitu tapi basisnya oil karena berminyak banget, terus tipenya di wipe off bukan di rinse off. Waktu itu saya cuma pake bb cream aja padahal, terus saya pakai produk si klinik kecantikan ini daaaan ada kali habis sepuluh kapas, kagak bersih-bersih makeupnya, ada kali abis 3/4 tube…bersih ngga, berminyak banget iya. Ntah BB Creamnya yang terlalu hebat atau memang permbersihnya yang ga diciptakan ekonomis. Gemes banget. Jadi lebih ekonomis mana ya tergantung si pemakai dan apa yang dipakai.