Skincare

Produk Drugstore Favorit 2016

Akhirnya bisa juga membahas produk drugstore favorit untuk tahun 2016 kemarin. Memang udah sering banget menerima masukan untuk membahas produk drugstore di blog karena harganya yang lebih masuk untuk kantung anak kuliahan sampai orang yang sudah bekerja.
Produk yang akan saya bahas di sini adalaj produk yang dapat ditemukan di drugstore Indonesia, khususnya Jakarta karena produk drugstore yang berasal dari luar negri seperti Jepang dan Prancis kadang saat sampai di Indonesia harganya sudah naik sekian persen bahkan sampai masuk kategori high end.

Semua yang saya tulis di sini adalah produk yang sudah saya beli dan pakai sendiri. Beberapa di antaranya sudah pernah repurchase dan mungkin akan terus saya gunakan selama tidak ada penolakan dari kulit saya. Memang di bawah ini saya tidak menuliskan pelembab atau serum karena jujur belum saya temukan satu pun pelembab atau serum dari drugstore yang bisa diterima dengan baik di muka saya.

Yuk kita mulai

img_0078

Cetaphil Oily Skin Cleanser
Ini adalah cleanser favorit saya, makanya saya bahas pertama. Bukan karena beberapa blogger mulai mengangkat nama Cetaphil, tapi karena memang saya mencoba sendiri dan memang enak sekali. Cleanser ini minim busa meskipun masih mengandung Sodium Laury Sulfate (SLS), teksturnya bening-kental seperti lendir. Saat mencuci muka dengan Cetaphil saya meratakannya ke kedua telapak tangan saya (jadi bukan dibusakan di tangan, karena ini memang bukan foaming cleanser) lalu melakukan pijatan lembut dengan gerakan memutar selama : 20 detik di kening; 10 detik di kedua pipi ; 10 detik di area hidung; 10 detik di area dagu ; 10 detik di area bibir. Memang tidak ada panutan khusus untuk durasi memijat muka, saya menggunakan panutan ini karena membuat muka saya terasa lebih bersih dan tidak terburu-buru.
Sesudah dibilas dengan air, cleanser ini sama sekali tidak meninggalkan rasa tertarik pada kulit saya. Beberapa orang mungkin tidak suka dengan hal ini karena ada kan yang punya motto “kalau ga keset berarti ga bersih”, ini muka loh, bukan piring, jadi ga perlu dicuci sampai keset banget karena kulit yang kering atau bahkan dehidrasi akan membawa masalah lain.
Perubahan signifikan yang saya rasakan adalah bruntusan di dagu bawah saya yang selama ini tidak pernah betul-betul hilang akhirnya berkurang drastis karena Cetaphil oily skin cleanser ini. Memang bruntusan di dagu saya rasakan timbul ketika kulit saya kekeringan atau terlalu banyak gesekan. Cetaphil Oily Skin Cleanser 125 ml bisa ditemukan di Guardian, sayang di Guardian Indonesia yang ukuran 500ml ga masuk, kalau masuk saya pasti girang sekali. Harganya kurang lebih 200ribuan, saya sendiri lupa berapa pastinya karena akhir bulan lalu lagi banyak diskon jadi saya dapet di harga murah terus. Cleanser ini sudah saya repurchase sebanyak 3x.

Pros
Mampu membersihkan muka maksimal tanpa bikin kering
Affordable
Ada ukuran besar (500ml) SUPER LOVE! Karena facial wash adalah yang paling cepet abis di antara skincare lainnya jadi kesel kalau ukurannya mini mini

Cons
Masih mengandung SLS dan parfum. SLS itu sendiri adalah zat untuk membuat busa, tapi cleanser ini tidak banyak busanya, jadi mungkin kadar SLSnya pun tidak terlalu tinggi karena kulit saya tidak cocok dengan SLS yang terlalu tinggi seperti pada kebanyakan foaming cleanser.

Nivea Milk Cleanser
Oke, milk cleanser ini saya beli karena iseng saat lagi muter muter supermarket dan menurut saya iseng ini membawa keberkahan karena saya menemukan milk cleanser yang ga mahal dan bagus! LAFF.
Bagus di sini maksud saya adalah dia mampu mengangkat makeup yang saya pakai harian seperti brow pomade anastasia, primer MUFE dan bedak tanpa sisa PLUS tanpa embel embel breakout seperti first cleanser drugstore merk tetangga. Memang petunjuk penggunaan SEMUA milk cleanser drugstore di Indonesia adalah diusap pakai kapas (why o why?) tapi saya ga pernah usep usep pakai kapas. Sesudah saya pijat di muka, saya cuci pakai air kemudian saya dab dab dengan tisu lalu saya usapkan Micellar Water dengan kapas untuk mengangkat residu milk cleanser yang tidak terbawa air baru sesudah itu saya cuci muka dengan facial wash. Dengan begini kulit saya jauh jauh lebih anteng dan saya ga perlu sesak nafas beli first cleanser harga zuper mahal untuk dipakai sehari-hari karena kulit saya bisa menerika step ini dengan baik.
Saya akui memang untuk mengangkat heavy makeup saya kurang yakin dengan milk cleanser ini, jadi saya menggunakannya khusus membersihkan daily makeup saja, minimal mengangkat residu sunblock, karena sunblock pun membersihkannya harus double cleanse, kan ga mungkin kita skip menggunakan sunblock karena males membersihkan, atau lanjut step skincare sebelum dibersihkan-tentu hasilnya ga bisa maksimal, so yeah, double cleanse is a must. Itulah kenapa kita butuh first cleanser yang affordable.


Pros
Good enough for removing daily makeups (no foundation)
Super cocok untuk kantung mahasiswa (Harganya sekitar 30an, jangan lupa borong kalau Guardian sale :p)

Cons
Super lengket meski abis dibilas air
Harus diwipe lagi pake micellar water setelah dibilas
Kurang maksimal untuk membersihkan heavy makeups terutama kalau pakai foundation yang super pakem
Ingredientsnya mungkin tidak pas di hati orang orang yang idealis menghindari ini itu, karena bisa dilihat di foto di bawah ini, seperti layaknya drugstore lain, mereka butuh ingredients yang murah dan efektif untuk bisa dijual murah kan?

Nivea Micellar Water
Saya adalah pengguna setia Bioderma saat masih koass. Setelah lulus dan hijrah ke Duri yang ga ada Bioderma saya mulai kalang kabut nyari penggantinya. Untungnya saat itu Nivea meluncurkan micellar waternya dan menunjuk banyak beauty influencer untuk mempromosikan produknya sehingga sampai ke konsumen yang membutuhkan ini dan lagi saat itu sangat mudah menemukan micellar water ini, bahkan di minimarket dalam komplek saya di Duri, micellar water ini ada! Saya langsung coba dan SAYA SUKA! Kenapa? Tentunya selain karena harganya yang murah, adalah karena bersihnya terasa maksimal hahaha. Kadang pada kapas yang saya usapkan sampai bisa terlihat daki (iyuh. but it’s true!) dan rasanya segar. Memang untuk mata dia agak pedih apalagi bagi orang-orang yang sensitif, tapi menurut saya ini cukup untuk micellar water sehari hari. Oh iya sekarang banyak merk lain yang mengeluarkan micellar water, tapi ntah kenapa saya tak berminat mencoba. Nivea ini paling murah di antara brand lain dan pas di hati. Yeiy!


Pros
Murah
Bersih maksimal
Gampang ditemukan

Cons
Pedih di mata

Biore Cleansing Oil
Biore memang rasanya lagi naik daun banget untuk brand drugstore terutama yang berasal dari Jepangnya (ntahlah saya merasa Biore yang beredar di pasaran seperti ada dua golongan, apakah benar begitu wahai orang pemasaran biore?). Mulai dari sunblocknya (yang nggak begitu cocok untuk saya) sampai cleansing wipesnya sangat naik daun.
Biore cleansing oil ini pertama kali saya coba setelah mondar mandir di apotek sebuah mall dan mendapat rekomendasi dari beberapa teman. Setelah iseng mencoba, menurut saya tidak jelek. Cukup kuat untuk mengangkat CC Cream tapi (lagi-lagi) tidak sanggup mengangkat foundation yang berat. Dan sesudah dibilas juga masih meninggalkan residu sehingga masih saya usap lagi dengan micellar water sebelum lanjut ke facial wash. Untuk ingredientsnya juga cleansing oil ini masih mengandung mineral oil, jadi bagi yang idealis menghindari mineral oil mungkin produk ini belum bisa jadi pilihan.


Pros
Mudah ditemukan
Tidak terlalu mahal
Kualitasnya setara dengan shu uemura cleansing oil yang pink

Cons
Masih terasa lengket meski sudah dibilas air sehingga harus diwipe dengan micellar water (lagi).

Maybelline Eye+Lip Make Up Remover
Kayaknya makeup remover ini udah umum banget ya. Bisa dibilang remover sejuta umat. Sebetulnya untuk remover makeup mata dan bibir saya lebih suka yang punya loreal karena lebih lembut, tetapi karena saat itu Maybelline punya yang ukurannya lebih besar dan lebih murah (ya, kadang harga memang menggiurkan), akhirnya saya memutuskan mencoba, tapi sepertinya saya tidak akan repurchase.
Menurut saya remover ini sangat efektif untuk mengangkat makeup mata dan bibir karena memang kerjanya cepat dan bersih tetapi sayangnya lama kelamaan bulu mata saya terasa kasar jika menggunakan remover ini, itulah mengapa saya memutuskan untuk kembali ke loreal. Untuk orang-orang yang tidak terlalu sensitif mungkin remover ini bisa jadi pilihan karena harganya murah dan isinya banyak plus kerjanya efektif.

Pros
Murah
Isinya banyak
Efektif

Cons
Too dry for my skin 😦

Maskara Maybelline Volum’ Express Turboboost
Ini adalah maskara versi drugstore favorit saya. Nggak ngegumpal, brushnya enak dan bulu mata lentik seketika! Memang sepertinya efeknya lebih ke curling dari pada volumizing. Harganya cukup murah dibandingkan dengan maskara maybelline yang lain. Dan jujur saja, dibanding maskara maybelline yang Barbie dan yang brushnya ada dua itu (duh saya lupa namanya), turboboost ini jauh lebih bagus. Untuk penggunaan maskara ini dalam jangka panjang saya belum tau efeknya mengingat maskara maybelline tidak ada yang dilengkapi dengan vitamin, murni hanya kosmetik. Jadi jangan berharap akan mendapatkan bulu mata asli yang indah hanya dengan penggunaan maskara ini.

Pros
Rapih, Not clumpy, Not flaky, Literally waterproof — everythingproof
Easy to remove
Tidak membuat mata saya iritasi seperti maskara maybelline lainnya
Lebih murah dibandingkan maskara maybelline yang lain

Cons
Tidak dilengkapi vitamin

L’Oreal Paris Montaigne Brick Color Riche L’Extraordinaire Mat
Ini adalah salah satu lipstick drugstore yang paling sering saya pakai. Pigmented, Lembut di bibir, Tidak kering, menyatu dengan bibir daaaaan yang paling penting – gampang dicari. Bisa menjadi lipstick di keadaan-keadaan emergency karena harganya ga terlalu mahal jadi ga terlalu sedih kalau lupa pas ketinggalan di mobil hahahaha (jangan ditiru).
Yang saya ga suka dari lipstick ini adalah wanginya yang SUPER wangi banget (cukup mengganggu untuk saya yang suka engap kalau lipstick wangi) dan cepet ilang kalau makan berminyak atau berair dikit.

Pros
Gampang dicari – ini yang paling membedakan dengan brand lainnya karena untuk orang yang ga sempet untuk online melawan ratusan ribu orang yang memburu produk hype, lipstick murah dan mudah ditemukan itu penting.
Harganya bersaing dengan banyak lipstick lokal yang sedang naik daun
Nyaman dipakai

Cons
Wanginya ganggu 😦

Oke sekian review produk drugstore favorit saya sepanjang 2016. Semoga bisa menjadi refrensi bagi teman-teman yang mungkin lagi cari cari barang drugstore. Semua pendapat ini murni pendapat pribadi sayadan mungkin tidak sesuai dengan beberapa orang. Sampai jumpa di post selanjutnya!

Iklan

4 tanggapan untuk “Produk Drugstore Favorit 2016”

  1. Hi Ines, mau nanya untuk Bioderma Sensiobio H2O compared to Nivea Micellar Water dari segi harga dan kualitas menurut kamu bagaimana? Apakah dahri segi mangaat tetap lebih okay Bioderma? Thank you.

    Suka

    1. Halo :). Menurut aku kalau dari segi harga, bioderma lebih mahal dan lebih susah dicari (di luar Jakarta). Untuk kualitas, bioderma tetep lebih lembut karena kalau kena mata ga perih, kalau nivea masih perih dan cenderung bikin kering, tetapi karena itu tidak masalah buat saya, saya tetap lanjut dengan nivea 🙂
      Mungkin buat yang kulitnya lebih sensitif bioderma lebih tolerable 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s